Malam Nanti Ada Konser "Epan Gawan" Azizah KDI di Maumere
SUARA MATAHARI-Bagi Pecinta Musik di Flobamora khusus di Kota
Maumere, malam nanti, Kamis/17/09/2015 akan berlangsung konser musik dangdut di
Lapangan Gelora Samador.
Konser bertemakan “Epan Gawan” ini mendatangkan artis nasional
asal Kota Maumere Kabupaten Sikka Flores, Azizah KDI. Konser ini sedianya
diselenggarakan pihak sekolah Azizah KDI, SMK Yohanes XXIII Maumere yang
didukung segenap pemerhati dan para peduli musik di Kabupaten Sikka.
Bagi masyarakat pecinta musik silakan mendatangi Lapangan
Gelora Samador pada pukul 16:00 wita sampai selesai. Panitia penyelenggara
tidak memungut biaya sepersen pun dalam
acara konser akbar ini. Datang dan saksikanlah! (Admin).
Wens, Sang Pejuang Tani Ende Telah Pergi
SUARA MATAHARI-Gerakan kaum tani di Kabupaten Ende Flores sedang berduka. Wenseslaus Sen, seorang pejuang muda yang setia berada bersama kaum tani Ende dipanggil YMK, 13/09/2015. Kader Partai Rakyat Demokratik (PRD) Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur itu, kini tak bersuara lagi.Bung Wens, demikian sapaan akrabnya, mulai terjun dalam perjuangan rakyat pada tahun 2006. Saat itu dia mengorganisir pemuda di desanya, Nduaria, Kecamatan Kelimutu, ke dalam sebuah organisasi bernama Forum Pemuda Nduaria untuk Demokrasi.
Di tahun yang sama, Bung Wens membantu pengorganisasian dan perjuangan rakyat Desa Kuru, Kecamatan Kelimutu. Dia menolak tanahnya dirampas untuk pembangunan markas Komando Resort Militer (KOREM).
Semangat juang bersama kaum tertindas mengantarnya untuk terlibat dalam pembangunan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) di Ende pada tahun 2007.
Tahun-tahun berikutnya, Wens juga memprakarsai pembentuk Komite Tani Ende. Organisasi ini menjadi wadah perjuangan petani Ende untuk membela dan memperjuangkan hak-haknya. Tahun 2012, Bung Wens turut menginisiasi pembentukan Aliansi Pedagang Ikan (API) Ende.
Pada tahun ini juga ia ditunjuk sebagai Ketua Komite Pimpinan Kota (KPK) PRD Ende. Dalam setahun terakhir, Bung Wens menderita sakit. Dokter menyebut penyakitnya adalah Kanker Kelenjar Getah Bening. Selamat jalan pejuang, Selamat berjuang bersama kaum tani di sana, Bung. Semangat dan cita-citamu tentu hadir di tengah garis perjuangan bagi yang mereka yang telah bersamamu. (PRD/Admin).
Di Sini Kemerdekaan Direnggut Tuhan
SUARA MATAHARI, Di sini, di bumi
ini, dibawah kibaran merah putih, dibawah panji proklamasi, kita hadir. Hadir
dalam fisik dan hadir dalam suara, suara yang merdeka. Entah pahlawan, entah rakyat biasa, semua kita sama memiliki kebebasan. Bebas menjejaki bumi, meraih cita-cita lalu hilang dari ke ramaian.
Hidup dan bersuara secara merdeka
adalah bagian dari perjuangan. Hidup adalah perjuangan. Tak
berjuang berarti bersiap-siap mati dan kemedekaanmu selesai. Berhenti bergerak, berhenti bersuara, kemerdekaanmu telah direnggut
Tuhan.
Di sini, engkau dikuburkan. Tidur
dipeluk bumi, berdinding tanah, beratap tanah. Diterangi lilin, diiringi
nyanyian mati oleh mereka yang hidup. Mati, lenyap, hancur, diam dan pergi dari
keramaian hidup. Mati artinya berpisah, meninggalkan yang hidup menuju alam
baru.
Ciptaan Tuhan yang istimewah itu adalah manusia, karenanya dia diberi tempat yang layak dalam hidup walau tidur di kolong jembatan. Manusia itu yang memiliki akal budi, karenanya dia menjadi utama dalam hidup dan mati. Mati pun dia dikuburkan dengan kuburan yang mewah walau ada yang hanya kuburan tanah.
Leluhur Mengajarkan, Kita Meneruskan
SUARA MATAHARI, Bagi anda warga masyarakat Kabupaten
Sikka Flores Nusa Tenggara Timur (NTT) tentu tahu istilah yang satu ini. “Wa’in
Nulu, Ga Nulu” merupakan istilah yang melekat bagi keluarga di Kabupaten Sikka.
Istilah ini hanya berlaku bagi orang-orang yang lahir kaki terlebih dahulu atau tidak berlaku bagi yang lahir kepala duluan.
Mereka harus dihargai atau diberi makan terlebi dahulu dalam setiap moment pesta atau acara adat serta acara keluarga lainnya. Boleh dibilang mereka ini “seakan
raja” karena harus diberi makan terlebih dahulu sebelum semua orang yang ada di tempat
acara/pesta diberi makan.
Kebiasaan ini diyakini orang Maumere. Segala jenis makanan yang disiapkan akan cepat
habis ("tanpa dimakan") jika mereka tidak diberi makan duluan. Seperti perempuan cilik asal
salah satu desa di Kabupaten Sikka ini.
Cintya adalah gadis SD yang menjadi bagian dari istilah “Wa’in Nulu, Ga Nulu” ini. Dalam kesempatan acara di salah satu keluarga, Cintya disiapkan makanan terlebih dahulu dan secara khusus. Apa pun jenis makanan atau daging harus dimakan Cintya terlebih dahulu.
Cintya pernah membuat pusing penyelenggara pesta. Saat itu Cintya sedang bermain di luar rumah. Tepat pukul 12:30 wita orang-orang hendak makan siang bersama, namun Cintya belum pulang rumah. Semua mencarinya, menunggu hingga Cintya pulang agar semua dapat makan bersama.
Cintya adalah gadis SD yang menjadi bagian dari istilah “Wa’in Nulu, Ga Nulu” ini. Dalam kesempatan acara di salah satu keluarga, Cintya disiapkan makanan terlebih dahulu dan secara khusus. Apa pun jenis makanan atau daging harus dimakan Cintya terlebih dahulu.
Cintya pernah membuat pusing penyelenggara pesta. Saat itu Cintya sedang bermain di luar rumah. Tepat pukul 12:30 wita orang-orang hendak makan siang bersama, namun Cintya belum pulang rumah. Semua mencarinya, menunggu hingga Cintya pulang agar semua dapat makan bersama.
Putra-Putri MISBAR Raih Juara III dan IV
![]() |
| Tim MISBAR (berdiri) saat pose bersama diawal pertandingan |
SUARA
MATAHARI, Pertandingan Voli ditingkat RW sekelurahan Madawat Kecamatan
Alok Kota Maumere Kabupaten Sikka berakhir, Rabu/02/09/2015. Tim Voli Putra
dari RW 12 Lingkungan Aloysius Misir Barat
(MISBAR) meraih juara III. Sedangkan Tim
Voli Putri hanya mampu raih juara IV.
Pertandingan yang dilaksanakan memperingati
HUT RI 70 ini diikuti 7 Rukun Warga (RW). Laga voli ini melibatkan 14 regu dengan
utusan 2 regu
Azizah KDI Hibur Penggemar Melalui Carnaval
SUARA MATAHARI-Adalah Azizah Maumere, peraih juara II pada KDI 2015
hadir dan menghibur para penggemar di Kota Maumere Kabupaten Sikka NTT. Azizah bertindak
sebagai mayoret mewakili sekolahnya SMK Yohanes XXII, pada acara carnaval
memperingati HUT RI 70, Selasa/19/08/2015.
Azizah datang di kampung halamannya merupakan permintaan pihak
sekolah SMK Yohanes XXIII dengan tujuan mengangkat nama sekolah dan menghibur
para penggemar di Kabupaten Sikka.
































































